Peran Penyuluh Agama Jadi Sorotan dalam Rembuk Stunting Nampirejo
News

Peran Penyuluh Agama Jadi Sorotan dalam Rembuk Stunting Nampirejo

  23 Jul 2025 |   96 |   Penulis : Lani|   Publisher :

Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA)--- Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari turut ambil bagian dalam kegiatan Rembuk Stunting yang digelar pada Rabu (23/07/2025) pukul 08.30 WIB di Balai Desa Nampirejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam rangka percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, S.Ag., M.Sy., diwakili oleh Penyuluh Agama Islam PPPK Nurlailani, S.H.I., bersama Asih Nurmawati, S.Sos.I., Edy Prayitno, S.Ag., dan Taufik, S.H., yang hadir aktif mengikuti jalannya forum.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Batanghari yang juga bertindak sebagai moderator dalam sesi pemaparan program kerja dari masing-masing sektor. Usai presentasi, forum dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nampirejo.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam dan pemangku kepentingan, antara lain Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, PLKB, Sekretaris Desa, serta tokoh masyarakat Desa Nampirejo.

Dalam forum tersebut, perwakilan KUA Batanghari menekankan pentingnya membangun ketahanan keluarga sejak dini sebagai strategi pencegahan stunting berbasis nilai keagamaan.

“Melalui program Bimbingan Perkawinan, calon pengantin dibekali dengan pemahaman spiritual dan keterampilan hidup berumah tangga agar mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas dan tangguh,” ujar Nurlailani.

Rembuk Stunting ini menjadi momentum strategis untuk mengintegrasikan peran lintas sektor dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas melalui pola hidup sehat, edukasi keluarga, dan dukungan sosial yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan unsur masyarakat, diharapkan percepatan penurunan angka stunting di Desa Nampirejo dapat terwujud secara nyata dan berkesinambungan.***(NL)

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis