News


Komentar Pembaca
Transformasi Literasi Digital: Kemenag RI Kenalkan Elipski di Masjid Darussalam dan Nurul Huda Batanghari
12 Dec 2024 | 154 | Penulis : Intan| Publisher :
Batanghari, 12 Desember 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan literasi keagamaan, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bidang Kepustakaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Anisatun Mahmudah dan Puji Hidayati didampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Muhlisin, M.Sy dan Edy Susanto perkenalkan program Elipski (Elektronik Literasi Pendidikan Islam) di Masjid Darussalam dan Masjid Nurul Huda, Kecamatan Batanghari, pada Rabu (12/12).
Program Elipski merupakan salah satu inisiatif Kemenag RI untuk mempermudah akses masyarakat terhadap sumber literasi keagamaan berbasis digital. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, Elipski diharapkan dapat memperkaya pemahaman keagamaan masyarakat melalui materi yang lebih mudah diakses, interaktif, dan up-to-date.
Acara pengenalan ini dihadiri oleh Kepala KUA Kec. Batanghari, H. Subhan, S.Ag., M.Sy, Operator Simas, Asriatun, S.E.I, Penyuluh Agama Islam, tokoh agama, pengurus masjid, serta jamaah setempat. Dalam sambutannya, perwakilan Tim Monev Bidang Kepustakaan Islam Kemenag RI, Anisatun Mahmudah menyampaikan bahwa Elipski bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi umat Islam dalam mengakses berbagai materi keagamaan yang sebelumnya terbatas, serta memperkenalkan cara-cara baru dalam pembelajaran agama yang lebih efektif dan efisien.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan literasi keagamaan masyarakat Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan Elipski, kami berharap masyarakat dapat mengakses berbagai bahan bacaan, kajian, dan sumber keagamaan kapan saja dan di mana saja," ujar perwakilan Kemenag RI.
Pengurus Masjid Darussalam dan Masjid Nurul Huda menyambut baik kegiatan ini. Ketua Takmir Masjid Darussalam, mengatakan, "Kami sangat terbantu dengan adanya pembinaan ini. Perpustakaan masjid kami diharapkan dapat menjadi pusat literasi Islam yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat."
Hal serupa juga diungkapkan oleh pengurus Masjid Nurul Huda. Mereka berharap pembinaan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman agama dan minat membaca.
Program Elipski ini mendapat respon positif dari masyarakat dan pengurus masjid. "Ini adalah langkah yang sangat baik, terutama untuk generasi muda yang lebih familiar dengan teknologi. Mereka dapat belajar lebih banyak tentang agama secara mandiri dan praktis melalui aplikasi ini," ungkap salah seorang jamaah Masjid Darussalam.
Dengan pengenalan Elipski di dua masjid tersebut, diharapkan layanan literasi keagamaan dapat lebih merata dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat di Indonesia. Program ini juga diharapkan dapat berkembang dan diperkenalkan di lebih banyak masjid di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung penguatan pendidikan agama berbasis teknologi.
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Edy Prayitno
13 Dec 2024 17:31
Membaca adalah teman suka dan duka (Mohammad Hatta)
Subhan
12 Dec 2024 20:24
Buku jendela ilmu
Terpopuler
Terima E-AIW, Nazhir Wakaf Salurkan Infak melalui UPZ KUA Batanghari
18 Aug 2026 | 236
KUA Batanghari Layani Konsultasi Wakaf Tanah Yayasan Darut Tilawah
26 Aug 2026 | 215