Syiarkan Nilai Syukur, Penyuluh KUA Batanghari Isi Tausiyah dalam Khotmil Qur’an
Penyuluh

Syiarkan Nilai Syukur, Penyuluh KUA Batanghari Isi Tausiyah dalam Khotmil Qur’an

  18 Jul 2025 |   56 |   Penulis : Lani|   Publisher :

Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA)--- Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram serta sebagai bentuk rasa syukur atas pernikahan dan keberhasilan karier anak, Majelis Taklim Az-Zahro Bumiharjo menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dan Santapan Rohani pada Jumat (18/07/2025), bertempat di kediaman H. Syafi’i.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari, Siti Alkhomah, S.H. dan Siti Kamilah, S.Pd.I., bersama dengan para ibu-ibu majelis taklim yang secara khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an hingga khatam.

Acara yang digelar sebagai bentuk tasyakuran atas pernikahan anak bungsu H. Syafi’i, sekaligus diterimanya sang anak bekerja di Kalimantan, berlangsung dalam suasana religius dan penuh haru. H. Syafi’i berharap, bacaan Al-Qur’an yang dipanjatkan dapat menjadi wasilah keberkahan bagi keluarga baru sang anak serta membawa ketenangan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Alkhomah juga didaulat untuk menyampaikan tausiyah dengan tema Syukur Nikmat. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya bersyukur atas berbagai karunia Allah SWT, mulai dari nikmat kesehatan, iman, Islam, hingga rezeki yang tak terhitung jumlahnya.

"Dari bangun tidur hingga kita kembali beristirahat, nikmat Allah senantiasa mengiringi kita. Sudah seharusnya kita menjaga lisan dan hati untuk selalu bersyukur,” ujar Alkhomah.

Ia juga mengingatkan bahwa bersyukur dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk dengan berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim, penyandang disabilitas, dan kaum dhuafa.

Acara ditutup dengan doa bersama kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan secara langsung ke rumah-rumah anak yatim, disabilitas, dan dhuafa di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penguatan spiritual, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan oleh Kementerian Agama.***(NL)

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis