Sinergi Lintas Sektoral dan Lintas Agama di Balerejo: KUA Batanghari Hadiri Kunjungan FKUB, Kesbangpol dan Kemenag dalam Rangka Pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius
News

Sinergi Lintas Sektoral dan Lintas Agama di Balerejo: KUA Batanghari Hadiri Kunjungan FKUB, Kesbangpol dan Kemenag dalam Rangka Pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius

  22 Apr 2025 |   123 |   Penulis : Asih Nurmawati, S.Sos.I|   Publisher :

Batanghari, Selasa (22/04/2025) — Wujud harmoni dan toleransi antarumat beragama kembali diperlihatkan dalam kunjungan lintas sektoral dan lintas agama ke Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Balerejo, yang digelar dalam rangka pembangunan gereja tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keberagaman dan memperkuat fondasi moderasi beragama di Lampung Timur.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, S.Ag., M.Sy, didampingi Penyuluh Agama Islam, Asih Nurmawati, S.Sos.I, serta mahasiswa magang dari FUAD IAIN Metro. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan aktif terhadap penguatan nilai-nilai toleransi dan kehidupan beragama yang damai dan saling menghormati.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran lintas instansi dan tokoh penting, Camat Batanghari, FKUB Lampung Timur, KESBANGPOL Lampung Timur, Kementerian Agama, Lurah dan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh lima agama, serta perwakilan dari Danramil dan Polsek setempat.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, seluruh unsur yang hadir menyampaikan dukungan terhadap pembangunan gereja sebagai bentuk penghormatan terhadap hak kebebasan beragama dan beribadah yang dijamin oleh konstitusi.
“Ini adalah contoh nyata bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar jargon. Dengan saling mendukung dan hadir di setiap momen penting lintas agama, kita sedang menanamkan benih perdamaian untuk generasi mendatang,” ungkap H. Subhan dalam perbincangan usai kegiatan.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk formalitas, melainkan ajang dialog dan penguatan semangat kebhinekaan yang telah lama menjadi karakter khas masyarakat Indonesia, khususnya di Lampung Timur.
Semoga sinergi yang telah terbangun ini terus dipelihara, dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk hidup rukun, damai, serta saling menghormati di tengah perbedaan.
Bagikan:
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis