Batanghari (Rabu, 31/12/2025) — Mengakhiri rangkaian kegiatan pelayanan dan pembinaan sepanjang tahun 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ketahanan keluarga melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra Nikah. Kegiatan ini menjadi momentum penutup tahun yang sarat makna, sekaligus bentuk ikhtiar KUA Batanghari dalam menyiapkan calon pengantin agar lebih siap memasuki kehidupan berumah tangga.
Bimwin Pra Nikah ini diikuti oleh para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, hangat, dan penuh keakraban, namun tetap sarat dengan muatan edukatif dan pembinaan. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman administratif, tetapi juga pembekalan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kesehatan yang sangat dibutuhkan dalam membangun keluarga.
Sebagai pemateri utama, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Batanghari, Siti Kamilah, S.Pd.I, menyampaikan materi dengan tema “Menuju Rumah Tangga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah.” Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pernikahan adalah ibadah yang agung sekaligus amanah besar yang menuntut kesiapan lahir dan batin dari kedua belah pihak.
Siti Kamilah menjelaskan bahwa kesiapan menikah tidak hanya diukur dari usia atau kemampuan ekonomi, tetapi juga dari kematangan emosional, pemahaman peran dan tanggung jawab, serta kesiapan spiritual. Ia mengajak para calon pengantin untuk terlebih dahulu mengenali diri sendiri dan latar belakang keluarga masing-masing, sebagai langkah awal membangun komunikasi dan saling pengertian dalam rumah tangga.
Lebih lanjut, materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang wali nikah, kewajiban dan hikmah mahar, serta doa-doa pengantin yang disunnahkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memohon keberkahan pernikahan. Tidak kalah penting, peserta juga dibekali pemahaman tentang bagaimana membangun keluarga sakinah melalui komunikasi yang sehat, sikap saling menghargai, toleransi, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan dengan bijak.
“Pernikahan bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi bagaimana suami dan istri saling belajar, saling menguatkan, dan tumbuh bersama dalam kebaikan,” tutur Siti Kamilah dalam salah satu penekanannya.
Untuk melengkapi pembekalan dari sisi kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan Bidan dari UPTD Puskesmas Batanghari sebagai pemateri selanjutnya. Pada sesi ini, para calon pengantin mendapatkan penjelasan mengenai pelayanan kesehatan pra nikah, pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, kesehatan reproduksi, serta pemahaman dasar mengenai perencanaan keluarga (KB). Materi ini bertujuan agar pasangan calon pengantin siap membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkelanjutan.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, ditandai dengan keaktifan dalam sesi tanya jawab serta diskusi ringan yang membangun. Suasana yang santai namun tetap serius membuat materi dapat diterima dengan baik dan mudah dipahami.
Melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah ini, KUA Batanghari berharap para calon pengantin dapat memasuki gerbang pernikahan dengan kesiapan yang utuh, tidak hanya siap melangsungkan akad, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, kasih sayang, dan komitmen.
Menutup tahun 2025, KUA Batanghari kembali menegaskan perannya sebagai mitra masyarakat dalam membina keluarga, dengan harapan lahir keluarga-keluarga baru yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta mampu menjadi pilar ketahanan sosial dan moral di tengah masyarakat.