Semangat Nuzulul Qur’an, Penyuluh KUA Batanghari Gelar Aksi Berbagi dan Pengajian di Bumiharjo
News

Semangat Nuzulul Qur’an, Penyuluh KUA Batanghari Gelar Aksi Berbagi dan Pengajian di Bumiharjo

  06 Mar 2026 |   138 |   Penulis : KUA Batanghari|   Publisher :

Batanghari (Jum'at, 06/03/2026) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari, Siti Alkhomah, S.H, melaksanakan rangkaian kegiatan pembinaan keagamaan sekaligus aksi sosial di Desa Bumiharjo. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini menjadi wujud nyata kepedulian serta pengabdian penyuluh agama dalam membina dan memberdayakan masyarakat.

Kegiatan diawali pada pagi hari melalui program Majelis Taklim Az-Zahro Berbagi, yaitu penyaluran sekitar 400 paket bantuan yang diperuntukkan bagi para ustadz dan ustadzah pembina majelis taklim, guru ngaji, para jamaah, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Desa Bumiharjo. Kegiatan berbagi ini disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat, karena tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Alkhomah menyampaikan bahwa kegiatan berbagi merupakan bagian dari nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama.

“Berbagi adalah salah satu bentuk nyata dari ajaran Islam yang mengajarkan kita untuk saling membantu, memperkuat kebersamaan, serta meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Setelah kegiatan sosial di pagi hari, agenda dilanjutkan dengan pengajian Majelis Taklim Az-Zahro 1 yang dilaksanakan pada siang hari di Dusun Bumi Rahayu 39 A, Desa Bumiharjo, dengan dihadiri sekitar 43 jamaah.

Dalam pengajian tersebut, Siti Alkhomah menyampaikan tausiyah dengan tema Nuzulul Qur’an, yaitu peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Ia menjelaskan bahwa momentum turunnya Al-Qur’an berkaitan erat dengan malam Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan dan juga dikenal sebagai lailatul mubarakah, malam yang penuh keberkahan.

Dalam ceramahnya, ia mengajak para jamaah untuk semakin meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang membawa manusia menuju kebaikan dan keselamatan. Karena itu, kita perlu menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan, membacanya, mempelajarinya, serta mengamalkan ajarannya,” ungkapnya di hadapan para jamaah.

Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari tausiyah hingga sesi doa bersama.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari terus menunjukkan perannya sebagai mitra masyarakat dalam pembinaan keagamaan, sekaligus menguatkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis