Penyuluh PPPK KUA Labuhan Ratu Dukung Launching Program Makan Bergizi Gratis
11 Aug 2025 | 89 | Penulis : KUA Labuhan Ratu| Publisher :
Labuhan Ratu (Humas KUA) — Penyuluh Agama Islam PPPK KUA Kecamatan Labuhan Ratu menghadiri acara Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu, Senin (11/08/2025). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat, Danramil, Kapolsek, Ketua MWCNU, serta Korwil Pendidikan Kecamatan Labuhan Ratu.
Ketua SPPI, Agus Salim, S.H, dalam sambutannya memaparkan bahwa pada hari ini mulai didistribusikan 2.151 paket makan dan ditargetkan meningkat menjadi 3.999 paket pada Senin mendatang. Pelaksanaan perdana ini sekaligus menjadi tahap uji coba peralatan, penyesuaian SOP, dan penyelesaian kendala teknis peralatan dapur.
Sambutan Danramil yang diwakili oleh Eko W. menegaskan dukungan penuh TNI terhadap program MBG agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak. "Semoga program ini berjalan lancar dan bermanfaat untuk kita semua. Target-target pemerintah di bidang gizi dan kesehatan semoga dapat tercapai," ujarnya.
Sementara itu, Camat Labuhan Ratu, Agustinus Tri Handoko, S.E., M.M, menyampaikan bahwa di Rajabasa Lama terdapat 24 sekolah dengan jumlah siswa sekitar 3.900. Launching MBG hari ini menyediakan sekitar 2.000 paket makan. Wilayah Labuhan Ratu memiliki tiga titik dapur utama, yaitu di Desa labuhan Ratu VII, Dapur Bu Elvanti, dan Dapur Yayasan Miftahul Huda. Ia menyebut bahwa pelaksanaan serentak belum bisa dilakukan karena kesiapan dapur yang berbeda-beda.
Tujuan program MBG ini adalah untuk memperbaiki kualitas gizi anak, menurunkan angka stunting, dan membantu orang tua agar dapat lebih fokus mengurus ekonomi keluarga. Pengelolaan dapur memerlukan koordinasi dan pengawasan yang baik, dengan semua pihak bekerja sesuai tugas dan fungsinya.
Dalam kesempatan ini, Mahdum Kholid Al-Asror, M.H, dan Karman, S.H, selaku Penyuluh Agama Islam PPPK KUA Labuhan Ratu, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. "Pemenuhan gizi yang baik adalah pondasi ketahanan keluarga. Program MBG tidak hanya membantu fisik anak-anak kita tumbuh sehat, tetapi juga memperkuat masa depan mereka, sehingga selaras dengan misi keagamaan dalam membentuk generasi yang kuat jasmani dan rohani," tegasnya.
Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA dalam program ini menjadi bukti sinergi lintas sektor untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.***(MK)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215