News


Penyuluh KUA Batanghari Perkuat Literasi Keagamaan dan Edukasi Pernikahan di Majelis Taklim Al-Muslimah
19 Sep 2026 | 22 | Penulis : KUA Batanghari| Publisher :
Batanghari (Sabtu, 19/09/2026) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari, Zuhrotul ‘Aini, kembali hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Al-Muslimah Desa Batangharjo. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 jamaah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir dan istighosah bersama. Para jamaah mengikuti lantunan dzikir dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mengharapkan ketenangan dan keberkahan dalam kehidupan.

Usai dzikir dan istighosah, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Zuhrotul ‘Aini. Pada kesempatan tersebut, ia mengangkat tema keutamaan berdzikir serta mengajak jamaah untuk menjadikan dzikir sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Zuhrotul ‘Aini menjelaskan bahwa dzikir bukan hanya amalan yang dilakukan dalam majelis, tetapi dapat diamalkan kapan saja dan di mana saja. Dengan memperbanyak mengingat Allah SWT, seorang muslim diharapkan mampu menjaga ketenangan hati, meningkatkan rasa syukur, serta lebih berhati-hati dalam ucapan maupun perbuatan.
“Dzikir hendaknya tidak berhenti ketika pengajian selesai. Justru setelah keluar dari majelis, semangat untuk mengingat Allah harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hati yang selalu mengingat Allah, kita akan lebih mudah menjaga diri dan memperbaiki perilaku,” pesannya kepada para jamaah.
Selain memberikan pembinaan keagamaan, Zuhrotul ‘Aini juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan informasi dan edukasi mengenai program KUA Batanghari, khususnya yang berkaitan dengan persoalan perkawinan di masyarakat.
Dua hal yang menjadi perhatian dalam penyampaian tersebut adalah pernikahan di bawah umur dan pernikahan di bawah tangan. Jamaah diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan setiap perkawinan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, baik dari sisi agama maupun administrasi negara.
Edukasi mengenai pernikahan di bawah umur menjadi penting agar masyarakat semakin memahami bahwa kesiapan menikah tidak hanya berkaitan dengan keinginan pasangan, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik, mental, sosial, serta tanggung jawab dalam membangun keluarga.
Sementara itu, terkait pernikahan di bawah tangan, jamaah diingatkan mengenai pentingnya pencatatan perkawinan secara resmi. Pencatatan tersebut memberikan kepastian administrasi dan perlindungan hukum bagi pasangan maupun anggota keluarga, khususnya dalam berbagai urusan yang berkaitan dengan hak-hak suami, istri, dan anak.
Penyampaian informasi tersebut mendapat perhatian dari para jamaah. Kehadiran penyuluh agama dalam majelis taklim menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk tidak hanya memperoleh siraman rohani, tetapi juga mendapatkan informasi yang berkaitan langsung dengan kehidupan keluarga dan persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung secara komunikatif. Jamaah tampak antusias mengikuti tausiyah dan menyimak penjelasan mengenai program KUA. Hal ini menunjukkan bahwa majelis taklim dapat menjadi ruang yang efektif untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menyampaikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Batanghari terus mengoptimalkan peran Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan pembinaan masyarakat. Penyuluh tidak hanya hadir untuk menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menjadi jembatan informasi antara KUA dan masyarakat dalam berbagai persoalan kehidupan keluarga dan sosial.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya memperkuat kehidupan spiritual sekaligus memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengambil keputusan terkait kehidupan keluarga.
Majelis Taklim Al-Muslimah pun menjadi salah satu ruang silaturahmi yang terus memberikan manfaat, tempat jamaah memperkuat iman, menambah ilmu, dan bersama-sama membangun kehidupan keluarga serta masyarakat yang lebih baik.
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
Terima E-AIW, Nazhir Wakaf Salurkan Infak melalui UPZ KUA Batanghari
18 Aug 2026 | 236
KUA Batanghari Layani Konsultasi Wakaf Tanah Yayasan Darut Tilawah
26 Aug 2026 | 215