Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari Hadiri Rembuk Stunting Desa Nampirejo
01 Sep 2026 | 46 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA)--- Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batanghari, Nurlailani, menghadiri Rembuk Stunting Desa Nampirejo yang berlangsung di Balai Desa Nampirejo, Selasa (1/9/2026) siang. Kehadiran Nurlailani mewakili Kepala KUA Kecamatan Batanghari, H. Subhan, didampingi Subekti.
Rembuk Stunting tersebut dipimpin Camat Batanghari yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Sabur. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam Batanghari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Puskesmas, Korluh/Korwil KB, Pendamping Desa, Kepala Desa Nampirejo, Ketua BPD, kader desa, kader Rumah Desa Sehat (RDS), serta seluruh perangkat Desa Nampirejo.
Kegiatan diisi dengan pemaparan dari UPTD se-Kecamatan Batanghari mengenai kondisi dan upaya pencegahan stunting. Rembuk tersebut menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk menyatukan langkah dalam mendukung percepatan pencegahan stunting di tingkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Nurlailani menyampaikan bahwa KUA memiliki peran dalam mendukung pencegahan stunting melalui pembinaan keluarga dan calon pengantin. Salah satunya dilaksanakan melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin.
“Dalam upaya pencegahan stunting, KUA berperan melalui pembinaan keluarga dan calon pengantin. Sesuai tugas dan fungsi KUA, salah satunya dilakukan melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri, dengan memberikan edukasi kepada calon pengantin tentang kesiapan membangun keluarga, perencanaan keluarga, pola asuh dan tumbuh kembang anak, kesehatan reproduksi dan gizi, serta penguatan ketahanan keluarga,” jelas Nurlailani.
Menurutnya, pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif yang dilakukan sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan berumah tangga. Bekal pengetahuan yang diberikan diharapkan dapat membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan keluarga yang sehat dan mampu mendukung tumbuh kembang anak.
“Dengan pembinaan tersebut, KUA turut mendorong terbentuknya keluarga yang sakinah, sehat, dan siap mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.
Keterlibatan KUA dalam Rembuk Stunting Desa Nampirejo menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperkuat pencegahan stunting. Melalui pembinaan calon pengantin dan keluarga, KUA turut berkontribusi dalam membangun ketahanan keluarga sebagai salah satu fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Ceting Mbah ....????????
Terpopuler
18 Aug 2026 | 235
26 Aug 2026 | 214