Penyuluh Agama Islam Inisiasi Doa Bersama untuk Perjuangan Kesejahteraan Guru PAUD
31 Aug 2025 | 89 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari,Lampung Timur (Humas KUA)--- Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari, Siti Alkhomah, memimpin doa bersama yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Batanghari, Minggu (31/08/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula PAUD Al-Kahfi Banarjoyo ini diikuti sekitar 100 guru dan kepala sekolah PAUD se-Kecamatan Batanghari.
Doa bersama tersebut dipanjatkan untuk mengiringi ikhtiar para pendidik dalam memperjuangkan kesetaraan tenaga pendidik nonformal. Mereka berharap agar undang-undang terkait peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik nonformal dapat segera disahkan, sehingga para guru PAUD memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh sertifikasi dan peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Siti Alkhomah ini diawali dengan pembacaan Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari lainnya, Siti Kamilah, bersama para pendidik yang tergabung dalam Himpaudi.
Pendidik anak usia dini, khususnya kelompok bermain, saat ini masih dikategorikan sebagai tenaga pendidik nonformal. Mayoritas dari mereka hanya menerima honor rata-rata Rp100.000,- dari lembaga serta Rp350.000,- dari APBD Kabupaten Lampung Timur. Kondisi ini menjadi dasar lahirnya aspirasi agar pemerintah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan mereka.
“Melalui doa bersama dan pembacaan Sholawat Nariyah, kami memohon kepada Allah SWT agar para pemangku kebijakan diberi kelembutan hati untuk memperhatikan kesejahteraan dan kesetaraan tenaga pendidik PAUD nonformal,” ungkap Siti Alkhomah.
Para peserta menaruh harapan besar, perjuangan ini dapat menjadi pintu bagi peningkatan motivasi dan semangat dalam mendidik anak-anak bangsa, sehingga cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 239
26 Aug 2026 | 220