Penelitian di KUA Batanghari Lampung Timur oleh Peneliti Musawah: Gerakan Global Untuk Kesetaraan dan Keadilan dalam Keluarga Muslim
06 Feb 2024 | 81 | Penulis : Intan| Publisher :
Bertempat di ruang pertemuan KUA Kec. Batanghari Lampung
Timur, diselenggarakan penelitian tentang praktek pembacaan Pakta Kesalingan, penelitian dilakukan oleh peneliti Musawah: Gerakan global untuk
Kesetaraan dan Keadilan dalam Keluarga Muslim dan Rahima, Irma Suryani, Ph.D yang sehari-hari juga aktif sebagai dosen di UIN
Bandung.
Penelitian dilakukan pada hari Selasa (06-02-2024) dengan mewawancarai 7 pasang keluarga muda yang menikah di Batanghari dan yang membaca Pakta Kesalingan suami istri dalam rentang waktu tahun 2021 – 2023, diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) dengan semua pasangan tentang proses awal pertemuan, rencana pernikahan, ekspektasi dengan pernikahan termasuk tujuan pernikahan dan bagaimana relasi suami istri dalam pernikahan tersebut dan selanjutnya diadakan wawancara terpisah dengan masing-masing pasangan suami istri.
Kepala KUA Kec. Batanghari Drs. H. Em Sapri Ende, M.Sy. dalam sambutan pembukaannya mengucapkan terima kasih kepada Irma Riyani, Ph.D. dan asistennya, atas telah dipilihnya KUA Batanghari sebagai obyek penelitian tentang praktek pembacaan “Pakta Kesalingan suami istri” yang dilakukan setelah ijab Kabul, sebagai informasi, bahwa praktek pembacaan pakta kesalingan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2021, sampai saat ini sudah lebih dari 3 tahun, dan lebih dari 1000 pasang suami istri yang telah membaca, maka sangat perlu untuk diadakan penelitian , apakah ada efek positif dan manfaat yang positip dalam membangun relasi yang baik suami istri, sehingga mampu membantu mengantarkan keluarga kepada kondisi sakinah mawaddah warahmah.
Penelitian ini bertema “Memahami Konsep Adil dan Ihsan dalam
Pernikahan untuk membangun Relasi setara dan tanpa Kekerasan: Memahami Praktek
Pembacaan Pakta Kesalingan”, yang rencananya dilaksanakan selama dua hari
kedepan. “Diharapkan dari hasil penelitian ini, praktek pembacaan Pakta Kesalingan suami istri ini bisa dilaksanakan
di kua-kua lain dalam wilayah lampung maupun nasional bahkan teks pakta kesalingan ini bisa dilampirkan di buku nikah sebagaimana
teks sighat taklik”. ucap
Selanjutnya Irma Riyani, mengungkapkan bahwa ditunjuknya KUA Batanghari sebagai obyek penelitian karena inovasi yang dilakukan KUA Batangahari tentang Pembacaan Pakta Kesalingan suami istri ini cukup menarik dan sepertinya ada korelasi dengan tujuan pernikahan yakni untuk menciptakan harmonisasi suami istri sehingga bisa bahagia dan membahagiakan, untuk membuktikan itu semua maka perlu diadakan penelitian ini. (Selasa, 06/02/2024)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215