Menuju HAB ke-80, KUA Batanghari Matangkan Anugerah Harmoni dan Zakat Produktif
News

Menuju HAB ke-80, KUA Batanghari Matangkan Anugerah Harmoni dan Zakat Produktif

  02 Jan 2026 |   117 |   Penulis : Lani|   Publisher :

Batanghari (Humas KUA) ---Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari memanfaatkan momentum Jumat (2/1/2026) untuk melakukan konsolidasi program dan penguatan nilai kerja aparatur melalui pelaksanaan TAJUK (Tadarus Jum’at KUA) yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi KUA Batanghari dalam memastikan program keagamaan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. TAJUK dipimpin oleh Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, dan diikuti pegawai serta penyuluh agama sebagai penguatan spiritual sebelum memasuki agenda kerja.

Dalam arahannya, Kepala KUA Batanghari menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan etika kerja aparatur dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional dan berorientasi pada harmoni kehidupan beragama.

Rapat koordinasi selanjutnya difokuskan pada pemantapan teknis pelaksanaan Anugerah Harmoni KUA Batanghari yang akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi instrumen apresiasi KUA Batanghari terhadap masyarakat binaan yang berperan aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kerukunan umat beragama.

Anugerah tersebut akan diberikan kepada keluarga sakinah, rumah ibadah binaan (masjid dan vihara), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta majelis taklim yang dinilai konsisten dalam pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Selain agenda apresiasi, rapat juga membahas penyaluran zakat produktif melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Batanghari berupa bantuan modal usaha ternak kambing. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat sebagai bagian dari pendekatan pemberdayaan umat.

Seluruh pembahasan rapat diarahkan pada kesiapan teknis, kejelasan peran panitia, dan ketepatan sasaran agar rangkaian kegiatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI dapat berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui pendekatan spiritual, manajerial, dan pemberdayaan yang terintegrasi, KUA Batanghari menegaskan posisinya sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan yang adaptif, berkarakter, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. ***(NL)

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis