KUA Sekampung Dorong Kesadaran Keluarga dalam Rembug Stunting Desa Sambikarto
22 Aug 2025 | 56 | Penulis : KUA Sekampung| Publisher :
SEKAMPUNG – Sebuah pemandangan tak biasa namun penuh makna terlihat dalam acara Rembug Stunting yang digelar di Balai Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, pada Rabu (20/8/2025). Di tengah jajaran aparat desa, bidan, dan kader kesehatan, hadir seorang Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung, Bambang Ismanto, M.Sy.
Kehadirannya menandai sebuah langkah progresif dan sinergi baru dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa.
Acara Rembug Stunting ini merupakan forum evaluasi dan perencanaan strategis yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Sambikarto untuk mengatasi masalah gizi kronis pada balita. Yang membuatnya istimewa adalah keterlibatan aktif Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Bambang Ismanto, M.Sy., yang memberikan perspektif baru dalam penanganan isu kesehatan dari sudut pandang keagamaan.
Dalam forum tersebut, Bambang Ismanto, menekankan bahwa menjaga kesehatan anak dan memastikan mereka tumbuh optimal bukan hanya urusan medis, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan amanah dari Tuhan.
"Merawat dan membesarkan anak hingga menjadi generasi yang kuat, sehat, dan cerdas adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT," ujar Bambang di hadapan para peserta. "Stunting tidak hanya mengancam masa depan fisik anak, tetapi juga dapat menghambat potensi mereka untuk menjadi insan kamil. Islam mengajarkan kita untuk mempersiapkan generasi terbaik, dan itu dimulai dari gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa emas pertumbuhannya."
Keterlibatannya bertujuan untuk menyentuh kesadaran masyarakat dari sisi spiritual, sehingga program penurunan stunting tidak lagi dipandang sekadar imbauan pemerintah, melainkan sebagai sebuah kewajiban moral dan keagamaan.
Kegiatan penting ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, bertempat di Balai Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Bambang Ismanto, M.Sy., duduk bersama Kepala Desa Sambikarto, Bidan Desa, perwakilan Puskesmas, serta para kader Posyandu. Ia tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif memberikan masukan. Ia mengusulkan agar pesan-pesan tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu hamil, dan pola asuh yang baik dapat disisipkan dalam kegiatan keagamaan rutin, seperti khotbah Jumat, majelis taklim ibu-ibu, atau pengajian.
Kepala Desa Sambikarto, Bapak Lis Sunardi, menyambut baik terobosan ini. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan masukan dari Bapak Bambang Ismanto, Pesan yang disampaikan dari sudut pandang agama seringkali lebih mudah diterima dan meresap di hati masyarakat. Ini bukan lagi sekadar program pemerintah, tapi sudah menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat," ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat perubahan perilaku di masyarakat dan memastikan setiap anak di Desa Sambikarto mendapatkan haknya untuk tumbuh kembang secara optimal, menuju generasi emas bebas stunting pada masa yang akan datang.(MF.Red)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215