KUA Sekampung Ambil Peran Penting dalam Rembug Stunting Desa Sumbergede
23 Aug 2025 | 125 | Penulis : KUA Sekampung| Publisher :
SEKAMPUNG, LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Desa Sumbergede bersama berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen serius dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan acara Rembug Stunting tingkat desa yang digelar di Balai Desa Sumbergede, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, pada Jumat (22/8/2025).
Acara yang dihadiri oleh aparatur desa, kader Posyandu, bidan desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama ini terasa istimewa dengan kehadiran Penyuluh Agama Islam (PAI) Bambang Ismanto, M.Sy., dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung.
Kegiatan ini merupakan forum musyawarah untuk membahas data, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta merumuskan langkah-langkah strategis bersama dalam menekan angka stunting di Desa Sumbergede.
Rembug Stunting ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa, antara lain Kepala Desa Sumbergede beserta jajarannya, Ketua Tim Penggerak PKK, para kader kesehatan, bidan desa, tokoh masyarakat, dan yang menjadi sorotan adalah partisipasi aktif dari Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sekampung.
Seluruh rangkaian acara musyawarah ini dipusatkan di Balai Desa Sumbergede, yang menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan desa.
Acara penting ini diselenggarakan pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, menunjukkan bahwa upaya penanganan stunting tidak mengenal hari libur dan terus menjadi prioritas.
Kepala Desa Sumbergede dalam sambutannya menyatakan bahwa masalah stunting adalah tanggung jawab bersama dan tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan. "Stunting mengancam masa depan generasi kita. Karena itu, semua pihak harus bergerak bersama. Kehadiran Bapak Penyuluh dari KUA hari ini adalah bukti bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci keberhasilan kita," ujarnya. Tujuan utamanya adalah menyatukan persepsi dan menguatkan kolaborasi untuk memastikan setiap intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Acara berlangsung secara dialogis dan konstruktif. Bidan desa memaparkan data terkini mengenai kondisi balita di Desa Sumbergede, sementara para kader berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sekampung, Bambang Ismanto, menjelaskan peran strategis KUA dalam pencegahan stunting dari hulu. "Pencegahan stunting paling efektif dimulai dari calon pengantin (catin). Di KUA, melalui bimbingan perkawinan, kami terus mengedukasi para catin tentang pentingnya kesiapan gizi, kesehatan reproduksi, dan kematangan psikologis sebelum membangun rumah tangga. Keluarga yang sehat dan terencana adalah fondasi utama untuk melahirkan generasi bebas stunting," paparnya.
Rembug stunting ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk meningkatkan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada masyarakat, mengoptimalkan kunjungan rumah oleh kader, serta mengintegrasikan pesan-pesan kesehatan dan gizi dalam setiap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kolaborasi apik ini diharapkan dapat mengakselerasi terwujudnya Desa Sumbergede bebas stunting.(MF.Red)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215