KUA Pekalongan Gelar Rapat Koordinasi Bahas Program Kerja Tahun 2025
Penyuluh

KUA Pekalongan Gelar Rapat Koordinasi Bahas Program Kerja Tahun 2025

  13 Jun 2025 |   57 |   Penulis : KUA Labuhan Ratu|   Publisher :

KUA Pekalongan (humas kua) — Kantor Urusan Agama (KUA) Pekalongan menggelar rapat koordinasi (rakor) internal guna membahas program kerja strategis tahun 2025. Rapat yang berlangsung di aula KUA Pekalongan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Muhammad Nur, S.Ag, dan dihadiri oleh seluruh staf KUA pada hari ini Jumat (13/06/2025).

Dalam sambutannya, Muhammad Nur menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh jajaran KUA dalam merealisasikan berbagai program yang telah dirancang. Ia menyampaikan bahwa tantangan kerja di lingkungan Kementerian Agama semakin kompleks, sehingga diperlukan perencanaan yang matang dan implementasi yang terukur.

“Kita tidak hanya menjalankan tugas administrasi keagamaan semata, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan umat. Oleh karena itu, kita harus profesional, responsif, dan inovatif dalam bekerja,” ujarnya.

Rakor kali ini membahas beberapa hal penting, di antaranya evaluasi pelaksanaan program tahun berjalan, penataan layanan nikah, penguatan program bimbingan masyarakat Islam, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Salah satu fokus utama dalam rapat adalah optimalisasi pelayanan nikah dan rujuk (NR) agar lebih efisien dan transparan. Dalam diskusi, Kepala KUA menyoroti pentingnya penerapan sistem informasi berbasis daring untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan, serta mengurangi praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur.

Selain itu, rakor juga membahas pentingnya peningkatan kualitas bimbingan pranikah dan konsultasi keluarga sakinah. Muhammad Nur mengajak seluruh penyuluh agama yang tergabung dalam KUA untuk lebih aktif turun ke lapangan dan membangun pendekatan yang komunikatif dengan masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan layanan yang lebih humanis dan solutif, tidak hanya administratif. Bimbingan pranikah harus benar-benar mampu membekali calon pengantin dengan pemahaman keagamaan, keterampilan komunikasi, dan kesiapan mental membangun rumah tangga,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi terbuka, beberapa staf menyampaikan masukan terkait kendala lapangan, termasuk keterbatasan sarana penunjang layanan digital dan perlunya peningkatan kapasitas SDM. Kepala KUA merespons positif masukan tersebut dan menjanjikan akan mengajukan usulan peningkatan fasilitas ke Kantor Kemenag Kabupaten.

Dengan diadakannya rakor ini, diharapkan seluruh program kerja KUA Pekalongan tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam urusan keagamaan, keluarga, dan sosial kemasyarakatan.

“Kita harus menjadi KUA yang adaptif, berintegritas, dan dicintai masyarakat,” pungkas Muhammad Nur menutup rapat.***(msi)

Bagikan:
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis