KUA Batanghari Tekankan Pentingnya Edukasi Pranikah dalam Rembuk Stunting Desa Buana Sakti
21 Jul 2025 | 81 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa. Sesi kedua rembuk stunting ini digelar pada Senin (21/07/2025) pukul 13.30 WIB di Balai Desa Buana Sakti.
Hadir mewakili Kepala KUA Batanghari, PAI P3K Edi Prayitno, S.Ag., didampingi oleh PAIF Asih Nurmawati, S.Sos.I., PAI P3K Subekti, S.H., dan Taufik, S.H.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Batanghari, Kasi PMD Kecamatan, Kasi Kesra, Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa dan perangkatnya, Ketua BPD, pendamping desa, PLKB, perwakilan Puskesmas, serta tokoh masyarakat lainnya.
Dalam arahannya mewakili Kepala KUA Batanghari, Edi Prayitno menyampaikan pentingnya upaya pencegahan stunting yang dimulai sejak hulu melalui penguatan edukasi keluarga. Ia menegaskan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam pembinaan pranikah dan remaja melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN).
"KUA bukan hanya soal pencatatan nikah. Kami juga hadir untuk membina keluarga sejak sebelum terbentuk, agar para calon pengantin memiliki kesiapan secara mental, spiritual, dan pengetahuan dalam menjalani kehidupan berkeluarga yang sehat," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk membangun kolaborasi yang solid antar sektor, termasuk pemerintah desa, tenaga kesehatan, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat, guna menciptakan keluarga yang tangguh dan generasi yang bebas stunting.
"Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut edukasi, kesiapan berkeluarga, dan pengasuhan anak. Maka semua pihak perlu bergerak bersama," tambahnya.
Rembuk stunting ini menjadi forum strategis dalam menyusun rencana aksi desa yang terukur, berbasis data, dan berkelanjutan. KUA Batanghari menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dalam membina ketahanan keluarga sebagai fondasi utama lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215