KUA Batanghari Sampaikan Peran Keagamaan dalam Rembuk Stunting Desa Banjarejo
09 Sep 2026 | 27 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA)--- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari turut hadir dalam kegiatan Rembuk Stunting Desa Banjarejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Banjarejo tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam membahas upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
KUA Batanghari diwakili oleh Penyuluh Agama Islam, Asriatun, bersama Nurlailani. Kegiatan turut dihadiri Kasi PMD Kecamatan Batanghari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Bumi Mas, kader kesehatan, Korwil Pendidikan, UPTD Pengairan, Pendamping Desa, SPPG, serta Pendamping PKH.
Dalam kesempatan tersebut, Asriatun menyampaikan bahwa KUA Batanghari memiliki kontribusi dalam mendukung upaya pencegahan stunting sesuai dengan tugas dan fungsi KUA di bidang bimbingan masyarakat Islam.
Salah satu bentuk kontribusi tersebut dilakukan melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Melalui program ini, calon pengantin mendapatkan pembekalan sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga.
“Upaya pencegahan stunting juga perlu dilakukan dari sisi pembinaan keluarga. Karena itu, KUA berkontribusi melalui Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin,” ujar Asriatun.
Selain Bimwin, Asriatun juga menyampaikan keberadaan UPZ KUA Batanghari yang turut berperan dalam pemberdayaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Salah satu bentuk penyalurannya dilakukan melalui bantuan ternak kambing kepada mustahik.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat sehingga penerima manfaat memiliki peluang untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Dalam forum tersebut, Asriatun juga menyampaikan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pernikahan dini dan pernikahan siri. Edukasi tersebut menjadi bagian dari penyuluhan KUA kepada masyarakat agar memahami berbagai dampak dan konsekuensi yang dapat ditimbulkan serta pentingnya membangun keluarga secara matang dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Keterlibatan KUA Batanghari dalam rembuk stunting Desa Banjarejo menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya pencegahan stunting. KUA akan terus menjalankan peran penyuluhan dan pembinaan masyarakat sesuai tugas dan fungsinya, khususnya dalam penguatan ketahanan dan kualitas keluarga.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Mencegah lebih baik daripada mengobati
Yok cegah stunting
Cegah nikah siri
Cegah nikah dini
Cegah buliying
Terpopuler
18 Aug 2026 | 239
26 Aug 2026 | 220