KUA Batanghari Sabet Terbaik III Penggerak Wakaf Uang Catin Tingkat Provinsi Lampung
03 Jan 2026 | 110 | Penulis : Lani| Publisher :
Bandar Lampung (Humas KUA)--- Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, dalam memperkuat peran wakaf uang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat kembali memperoleh pengakuan. Pada Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026, KUA Batanghari meraih Penghargaan Terbaik III kategori Penggerak Wakaf Uang Calon Pengantin Terbaik tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Upacara Bendera HAB Kemenag ke-80 yang digelar di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi dan apresiasi atas kinerja satuan kerja yang dinilai mampu mengimplementasikan program strategis Kementerian Agama secara berkelanjutan.
Capaian KUA Batanghari mencerminkan pendekatan pelayanan keagamaan yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga menekankan penguatan literasi wakaf sejak pra-nikah. Melalui edukasi kepada calon pengantin, wakaf uang diperkenalkan sebagai praktik ibadah sosial yang memiliki dampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat.
Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, yang hadir langsung dalam upacara tersebut, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara aparatur KUA, penyuluh agama, serta partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, wakaf uang calon pengantin menjadi media strategis untuk menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemandirian ekonomi keluarga sejak awal pernikahan.
“Program ini kami dorong sebagai bagian dari layanan keagamaan yang berorientasi dampak. Wakaf uang bukan hanya simbol kedermawanan, tetapi instrumen nyata untuk membangun keberlanjutan ekonomi umat,” ujarnya.
Peringatan HAB Kemenag ke-80 Tahun 2026 mengusung semangat penguatan integritas, profesionalisme, serta transformasi pelayanan keagamaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sejumlah penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas inovasi dan kinerja satuan kerja dalam mendukung agenda pembangunan bidang keagamaan.
Ke depan, KUA Batanghari diharapkan terus mengembangkan praktik-praktik pelayanan keagamaan berbasis pemberdayaan, sekaligus menjadi role model bagi KUA lain dalam mengintegrasikan nilai ibadah sosial dengan pelayanan publik yang berdampak.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215