KUA Batanghari Hadirkan Lima Penyuluh dalam Pembinaan ASN Tahap II Kemenag Lamtim
14 Jul 2025 | 127 | Penulis : Lani| Publisher :
Lampung Timur (Humas KUA)--- Senin (14/07/2025) sebanyak lima orang penyuluh agama dari KUA Kecamatan Batanghari, yang terdiri dari empat penyuluh agama Islam yaitu Edi Prayitno, Siti Kamilah, Zuhrotul Aini, dan Subekti, serta satu penyuluh agama Buddha Sri Utaminingsih, turut hadir dalam kegiatan Pembinaan ASN Tahap II yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kemenag dan diikuti oleh CPNS serta PPPK Jabatan Fungsional Penyuluh Agama dari 24 kecamatan se-Kabupaten Lampung Timur.
Kehadiran para penyuluh KUA Batanghari ini mengacu pada surat undangan resmi dari Subbagian Kepegawaian Kemenag Lampung Timur, yang mewajibkan keikutsertaan dalam rangka pembinaan awal serta sosialisasi pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan penggunaan aplikasi e-Kinerja berbasis digital.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kasubbag TU Kemenag Lampung Timur, Masturi, yang dalam sambutannya memberikan motivasi kuat kepada para ASN muda untuk menunaikan amanah negara secara profesional. “Sebagai ASN, kita wajib bersyukur atas amanah ini dengan memaksimalkan potensi diri dan bekerja sesuai fungsi serta jabatan kita,” tegas Masturi.
Ia juga menekankan tiga kunci penting agar ASN tetap profesional dan berintegritas: mencintai pekerjaan, menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri, serta mengelola keuangan secara bijak. Masturi turut membagikan pengalaman pribadinya dalam menghadapi dinamika birokrasi dan pentingnya menjaga marwah institusi.
Usai sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi teknis pengisian SKP dan e-Kinerja oleh Tim Kepegawaian Kemenag Lampung Timur. Sosialisasi ini turut didampingi oleh Ketua Pokjaluh Kabupaten, H. Agus Salim, yang aktif memberikan panduan praktis terkait pelaporan kinerja berbasis digital.
Para peserta tampak antusias menyimak dan mengikuti simulasi pengisian dokumen kinerja, yang kini menjadi syarat wajib dalam evaluasi pegawai. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyamaan persepsi terhadap regulasi baru yang harus dipatuhi seluruh ASN fungsional, khususnya penyuluh agama.

Salah satu peserta dari KUA Batanghari, Edi Prayitno, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman teknis sekaligus motivasi bagi kami sebagai penyuluh untuk lebih profesional dalam pelaporan kinerja. Harapannya, bimbingan seperti ini bisa rutin dilakukan agar kami tidak salah langkah,” ujarnya.
Partisipasi penyuluh lintas agama dari berbagai kecamatan ini mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan semangat kebinekaan dan pelayanan lintas umat, dalam satu wadah ke-ASN-an yang profesional, akuntabel, dan inklusif.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 239
26 Aug 2026 | 220