KUA Batanghari Dukung Sertifikasi Halal “Kopi Melinting” untuk Pemberdayaan Penyintas Narkoba
13 May 2026 | 96 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari, Lampung Timur (HumasKUA)--- Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari melalui pendamping halal dan para Penyuluh Agama turut mendukung proses sertifikasi halal produk “Kopi Melinting” yang diluncurkan dalam kegiatan diskusi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi bagi para penyintas narkoba melalui pengembangan usaha produktif berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana bersama tim konselor rehabilitasi, Camat Batanghari, Kepala Desa Banjarrejo, forum pemuda desa, unsur pondok pesantren, guru SMK, serta para penyintas narkoba.
Sementara dari KUA Batanghari hadir Penyuluh Agama Islam Asriatun, Nurlailani, Siti Alkhomah, dan Subekti, serta Penyuluh Agama Buddha Sri Utaminingsih.
Dalam kesempatan tersebut, “Kopi Melinting” diperkenalkan sebagai pilot project pemberdayaan ekonomi bagi penyintas narkoba yang diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat.
Kepala BNNK Lampung Timur, Maman Permana, menyampaikan bahwa rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan, tetapi juga penguatan kemandirian ekonomi para penyintas.
“Rehabilitasi bukan hanya soal pemulihan, tetapi juga bagaimana para penyintas dapat kembali produktif dan diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pihak BNNK Lampung Timur juga memperkenalkan layanan rehabilitasi berbasis aplikasi web guna memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan rehabilitasi secara aman dan mudah diakses.
KUA Batanghari melalui pendamping halal menyatakan siap mendukung proses sertifikasi halal produk kopi tersebut sebagai bentuk pendampingan dan penguatan kualitas produk usaha masyarakat.
Camat Batanghari turut mengapresiasi sinergi lintas sektor yang dibangun dalam mendukung pengembangan potensi Desa Banjarrejo.
“Kami mendukung pengembangan produk unggulan desa agar dapat dikenal lebih luas dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Batanghari, Asriatun, menegaskan kesiapan penyuluh agama untuk terus mendukung kegiatan pembinaan sosial kemasyarakatan.
“Penyuluh agama siap bersinergi dalam mendukung program pembinaan masyarakat, termasuk pemberdayaan dan pendampingan bagi para penyintas narkoba,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif serta mendapat antusiasme peserta sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung rehabilitasi sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.*** (NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215