Khotmil Qur’an dan Tasyakuran Haji, Penyuluh KUA Batanghari Ajak Jamaah Doakan Haji Mabrur
News

Khotmil Qur’an dan Tasyakuran Haji, Penyuluh KUA Batanghari Ajak Jamaah Doakan Haji Mabrur

  12 Jun 2026 |   120 |   Penulis : KUA Batanghari|   Publisher :

Batanghari (Jumat, 12/06/2026) — Suasana penuh syukur dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Khotmil Qur’an Majelis Taklim Az-Zahro 1 Desa Bumiharjo yang digelar di kediaman Bapak Haji Suyatno dan Hajjah Kasmirah. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk tasyakuran atas kepulangan keduanya dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah haji.

Acara yang dihadiri sekitar 60 jamaah ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa dan rasa syukur atas keselamatan serta kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang telah dijalani.


Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batanghari, Siti Alkhomah, S.H, hadir dan memberikan tausiyah keagamaan kepada para jamaah. Beliau mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Baitullah, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa perubahan menuju pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Siti Alkhomah menjelaskan bahwa salah satu harapan terbesar bagi setiap jamaah haji adalah memperoleh predikat haji mabrur, yaitu haji yang diterima oleh Allah SWT dan tercermin dalam perilaku yang semakin baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Haji mabrur bukan hanya terlihat saat berada di Tanah Suci, tetapi bagaimana nilai-nilai ibadah haji terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Semakin bertambah kebaikan, kepedulian, dan ketakwaan seseorang setelah berhaji, maka itulah tanda-tanda kemabruran,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, jamaah juga bersama-sama memanjatkan doa bagi para tamu Allah yang baru kembali dari Makkah dan Madinah:

Allahummaj'alhu hajjan mabrūran, wa sa'yan masykūran, wa dzanban maghfūran.

“Ya Allah, jadikanlah hajinya sebagai haji yang mabrur, sa’inya sebagai sa’i yang diterima dan diberkahi, serta dosa-dosanya Engkau ampuni.”

Doa tersebut diaminkan dengan penuh harap oleh seluruh jamaah yang hadir, sebagai bentuk dukungan dan ungkapan kebahagiaan atas kepulangan para jamaah haji ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

Selain pembacaan Khotmil Qur’an, kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta nasihat keagamaan yang mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Para jamaah diajak untuk terus menjaga kebiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh keberkahan. Momentum ini menjadi bukti bahwa tradisi tasyakuran haji tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur pribadi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, KUA Batanghari terus mendukung penguatan kehidupan keagamaan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis