Jelang Ikrar Masuk Islam, Penyuluh KUA Batanghari Berikan Pembinaan kepada Calon Mualaf
Penyuluh

Jelang Ikrar Masuk Islam, Penyuluh KUA Batanghari Berikan Pembinaan kepada Calon Mualaf

  21 Sep 2026 |   68 |   Penulis : Lani|   Publisher :

Batanghari (Humas KUA)---Menjelang pelaksanaan ikrar masuk Islam, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batanghari memberikan pembinaan dan nasihat keagamaan kepada Leorensia Vina Chrisdayanti, warga Desa Balekencono, Senin (21/9/2026).

Leorensia yang sebelumnya beragama Kristen akan melaksanakan ikrar masuk Islam di KUA Kecamatan Batanghari. Sebelum prosesi ikrar, Leorensia mendapatkan pembekalan keagamaan dari Penyuluh Agama Islam, Edy Prayitno dan Nurlailani.

Edy Prayitno dalam penyampaiannya menjelaskan makna ikrar masuk Islam dan dua kalimat syahadat. Ia menyampaikan bahwa syahadat merupakan pernyataan keimanan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW yang menjadi dasar seseorang dalam memeluk agama Islam. Karena itu, ikrar hendaknya dilakukan dengan kesadaran dan keyakinan.

Edy juga menyampaikan bahwa setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, seorang muslim memiliki kewajiban untuk mengenal dan mempelajari ajaran Islam. Proses tersebut dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan terus dibimbing oleh orang-orang yang memahami agama.

Selanjutnya, Nurlailani memberikan pembekalan mengenai hal-hal dasar yang perlu dipelajari setelah menjadi muslim. Ia menjelaskan pentingnya memahami tata cara bersuci dan salat sebagai bagian dari ibadah dasar, sekaligus mulai mengenal Al-Qur’an, doa-doa harian, serta tuntunan dasar dalam kehidupan seorang muslim.

Nurlailani juga berpesan agar Leorensia tidak merasa terbebani dalam mempelajari Islam. Menurutnya, setiap ilmu dapat dipelajari secara perlahan, yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk terus belajar dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Batanghari, H. Subhan, menegaskan bahwa pembinaan menjadi bagian penting dalam mendampingi calon mualaf. Menurutnya, pelaksanaan ikrar masuk Islam bukan merupakan akhir dari proses, melainkan awal untuk mengenal dan memahami ajaran Islam lebih lanjut.

“Setelah ikrar, proses belajar tetap perlu dilanjutkan. KUA melalui Penyuluh Agama Islam siap memberikan bimbingan agar saudari Leorensia dapat mengenal ajaran Islam secara bertahap dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Subhan.

Ia berharap proses pembinaan tersebut dapat memberikan bekal awal bagi Leorensia dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim serta terus mendapatkan pendampingan keagamaan sesuai kebutuhannya.

Pembinaan ini sekaligus menjadi bagian dari tugas Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Batanghari dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat secara humanis dan berkelanjutan.***(NL)

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Komentar Pembaca
H. Subhan, S.Ag., M.Sy. 21 Sep 2026 18:37

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الإِسْلَامُ
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Infografis