Dorong Digitalisasi dan Advokasi Wakaf, KUA Batanghari Lakukan Pengarahan Internal
17 Jul 2025 | 83 | Penulis : Lani| Publisher :
Lampung Timur (Humas KUA)--- Dalam upaya memperkuat peran strategis Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pusat layanan keagamaan masyarakat, Kepala KUA Batanghari, H. Subhan, S.Ag., M.Sy., memberikan pengarahan kepada jajaran pegawai pada Kamis (17/07/2025), bertempat di ruang kerjanya.
Pengarahan singkat ini diikuti oleh tiga pegawai KUA Batanghari, yaitu Puspita Rini, S.E.I., Nurlailani, S.H.I., dan Subekti, S.H. Fokus pengarahan difokuskan pada penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) KUA, khususnya dalam dua sektor prioritas: advokasi dan literasi zakat wakaf produktif, serta peningkatan kapasitas digitalisasi data keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Subhan menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap posisi strategis KUA sebagai center of excellence dalam pelayanan umat. Ia juga menekankan bahwa advokasi zakat dan wakaf harus diarahkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis keagamaan yang selaras dengan program prioritas Kementerian Agama.
“Kita harus hadir bukan hanya sebagai pelaksana administratif, tetapi juga sebagai motor penggerak literasi zakat dan wakaf produktif. Selain itu, peningkatan kualitas data keagamaan berbasis digital menjadi keniscayaan dalam menghadapi era transformasi pelayanan publik,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut dari pengarahan tersebut, Kepala KUA Batanghari menunjuk Nurlailani sebagai operator wakaf dan Subekti sebagai operator pendataan wakaf. Keduanya akan mendukung aspek teknis serta koordinasi program zakat dan wakaf di tingkat kecamatan.
Menanggapi arahan tersebut, Puspita Rini menyambut baik langkah strategis yang diambil pimpinan KUA. Ia menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam penguatan layanan keagamaan yang adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Arahan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berkontribusi dalam mendukung pelayanan yang lebih optimal dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan literasi zakat dan wakaf produktif adalah langkah nyata menuju kemandirian umat,” ujarnya.
Kegiatan pengarahan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja kelembagaan KUA Batanghari dalam mendukung program-program strategis Kementerian Agama, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM dalam menjawab tantangan pelayanan keagamaan yang semakin dinamis.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Alhamdulillah wakaf menjadi bagian penting dari Tupoksi untuk bulan ini kayaknya sudah ada 4 yang diproses digitalisasi. Semoga untuk yang akan datang semakin banyak yang berwakaf kami siap mendampingi sampai sertifikat wakaf. Bu pipit bu Subekti ayo semangat
Terpopuler
18 Aug 2026 | 235
26 Aug 2026 | 214