Dari Edukasi ke Ekonomi, KUA Batanghari Hadir Menjawab Tantangan Stunting
22 Jul 2025 | 103 | Penulis : Lani| Publisher :
Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA)--- Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA)Batanghari dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting terus diwujudkan melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Hal ini tampak dari partisipasi aktif KUA dalam sesi kedua kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa yang digelar di Balai Desa Adiwarno, Kecamatan Batanghari, Selasa (22/07/2025) pukul 13.30 WIB.
Hadir mewakili Kepala KUA Batanghari, Edy Prayitno, S.Ag., bersama Penyuluh Agama Islam Nurlailani, S.H.I., Subekti, S.H., dan Taufik, S.H. Kehadiran KUA dalam forum tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pencegahan stunting.
Dalam arahannya, Edy menyampaikan bahwa persoalan stunting tidak hanya menyangkut gizi dan kesehatan semata, tetapi juga erat kaitannya dengan kesiapan membangun keluarga secara mental, spiritual, dan ekonomi. Ia menegaskan peran aktif KUA melalui program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) dan edukasi pranikah dalam membekali calon pengantin agar mampu membentuk keluarga sehat dan berkualitas.
Lebih lanjut, Edy menambahkan bahwa pemberdayaan ekonomi umat yang selama ini dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Batanghari merupakan salah satu bentuk nyata komitmen KUA dalam mendukung ketahanan keluarga.
“Melalui zakat produktif berupa bantuan ternak kambing kepada mustahik, UPZ KUA Batanghari tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mendorong kemandirian dan keberlanjutan penghidupan keluarga,” terangnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Batanghari, Babinsa, Pendamping Desa, Kepala Desa Adiwarno beserta perangkatnya, Ketua BPD, perwakilan Puskesmas, PLKB, kader kesehatan desa, serta tokoh masyarakat setempat. Forum rembuk ini menjadi wadah strategis untuk menyusun rencana aksi desa berbasis data, partisipatif, dan berkelanjutan.
KUA Batanghari menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi umat sebagai pilar penting menuju generasi sehat, unggul, dan bebas stunting.***(NL)
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Terpopuler
18 Aug 2026 | 236
26 Aug 2026 | 215