Bimbingan Teknis Konten Digital Inklusif Transpormatif
Penyuluh

Bimbingan Teknis Konten Digital Inklusif Transpormatif

  03 Jun 2025 |   65 |   Penulis : KUA Labuhan Ratu|   Publisher :

BIMBINGAN TEKNIS KAIDAH PEMBUATAN KONTEN DIGITAL INKLUSIF BAGI PENYULUH AGAMA ISLAM DIGELAR DI AULA KEMENAG

Lampung Timur, 3 Juni 2025 — Kementerian Agama Kabupaten Lamung Timur menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kaidah Pembuatan Konten Digital Inklusif bagi para Penyuluh Agama Islam, bertempat di Aula Kementerian Agama, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (3/6).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penyuluh dalam menghasilkan konten digital yang inklusif, edukatif, dan selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama. Dalam era digital saat ini, penyuluh agama dituntut mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang lebih relevan, ramah, dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan marginal.

Kepala Kemenag Lampung Timur Bapak Indra Jaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyuluh agama harus melek teknologi dan mampu memanfaatkan media digital secara bijak. “Konten digital yang dibuat penyuluh harus ramah terhadap keberagaman, tidak eksklusif, serta mampu menyejukkan ruang publik digital,” ujarnya.

Bimtek ini menghadirkan narasumber Bapak Sholihin Panji, akademisi, serta ahli komunikasi inklusif. Peserta dibekali dengan prinsip-prinsip inklusivitas dalam penyusunan konten, teknik membuat pesan digital yang empatik, hingga praktik langsung membuat video pendek dan infografis dengan pendekatan yang non-diskriminatif.

Salah satu peserta, Siti Aminah, Penyuluh Agama Islam dari Kua Kec.Marga Tiga , mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Selama ini kita membuat konten hanya sekadar menyampaikan pesan. Tapi lewat pelatihan ini, kami belajar bagaimana membuat pesan yang merangkul semua kalangan, tanpa menyinggung kelompok tertentu,” ujarnya.

Bimtek diakhiri dengan sesi diskusi dan rencana tindak lanjut, termasuk pembentukan forum penyuluh konten digital yang akan memfasilitasi kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di antara para peserta.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Kementerian Agama dalam mendukung digitalisasi dakwah yang inklusif, membangun narasi keagamaan yang sejuk, serta menjawab tantangan komunikasi dakwah di era transformasi digital.***ANS
Bagikan:
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Infografis