Apel Akbar Penyuluh 2025: KUA Batanghari Teguhkan Komitmen Moderasi Beragama
Penyuluh

Apel Akbar Penyuluh 2025: KUA Batanghari Teguhkan Komitmen Moderasi Beragama

  16 Jul 2025 |   51 |   Penulis : Lani|   Publisher :

Lampung Timur (Humas KUA) — Sebanyak delapan penyuluh agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari turut ambil bagian dalam Apel Akbar Penyuluh Agama se-Kabupaten Lampung Timur yang digelar pada Rabu (16/07/2025) di SMK Nusantara Labuhan Ratu. Kegiatan ini mengusung tema “Empat Tantangan Penyuluh Agama di Masa Datang” dan diikuti oleh seluruh penyuluh lintas agama—Islam, Hindu, Buddha, dan Kristen—dari 24 kecamatan se-Kabupaten Lampung Timur.

Adapun delapan penyuluh dari KUA Batanghari terdiri dari tujuh penyuluh agama Islam, yakni Asriatun, S.E.I., Asih Nurmawati, S.Sos.I., Nurlailani, S.H.I., Siti Alkhomah, S.H., Subekti, S.H., Siti Kamilah, S.Pd., dan Edi Prayitno, S.Ag., serta satu penyuluh agama Buddha, Sri Utaminingsih, S.Ag.

Pada kesempatan tersebut, Asriatun mendapat kehormatan bertindak sebagai pemimpin barisan peserta apel. Sementara itu, Siti Alkhomah dan Sri Utaminingsih turut berkontribusi dalam paduan suara lintas agama yang tampil saat pembukaan acara, menambah nuansa harmoni dan kebersamaan antarumat beragama.

Apel akbar ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan komitmen para penyuluh dalam menghadapi empat tantangan strategis ke depan, yakni dinamika perubahan sosial-keagamaan, akselerasi transformasi digital, penguatan moderasi beragama, serta pengokohan nilai-nilai kebangsaan dalam masyarakat yang kian plural.


Bupati Lampung Timur, Hj. Ella Siti Nuryamah, S.Sos.I., M.E., M.A.P., dalam sambutan tertulis yang dibacakan secara resmi, menekankan pentingnya peran strategis penyuluh agama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan ketahanan moral bangsa. “Kami berharap penyuluh agama dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat karakter bangsa, menjaga kerukunan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, H. Indra Jaya, S.Ag., M.A.P. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa penyuluh agama adalah pilar utama dalam mengarusutamakan moderasi beragama dan penjaga harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Salah satu peserta dari KUA Batanghari, Nurlailani mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan apel ini. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan semangat baru dan mempererat jejaring antarpenyuluh lintas agama. “Apel ini menyadarkan kami bahwa tantangan ke depan tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi, inovasi, dan semangat kolaborasi agar penyuluhan lebih berdampak dan membumi di tengah masyarakat,” tuturnya.***(NL)

Apakah Anda menyukai artikel ini?
Komentar Pembaca
Edy Prayitno 17 Jul 2025 18:54

Semoga moderasi beragama menjadi program penyejuk hati nurani intern dan antar pemeluk umat beragama.

Infografis